Desember 20, 2008

Macet, jangan tiduran di jalan

Delapan tahun sudah saya menetap di Jogja, baru tadi siang kali pertama terjebak macet-parah karena demontrasi mahasiswa. Kira-kira seperempat lebihnya dari pukul sebelas.

Dari arah tukang kunci Demangan, saya hendak belok ke arah timur menuju Amplaz. Seketika itu saya melihat asap hitam membumbung di perempatan UIN-KFC

Walau lampu hijau, tidak juga jalan. Pengemudi sudah tak sabaran, memencet-mencet klakson. Gak gerak juga! Saya meminggirkan dan mengunci motor di depan agak masuk Kolese de Britto. Beberapa pengendara juga penasaran, bersama saya mereka mendekati perempatan itu.

Dan, astaga.. perempatan UIN-KFC diblokade oleh tubuh-tubuh manusia. Berjejer, bergandengan tangan, tidur telentang menatap langit mendung. Bendera yang ada tulisannya FMN dikibas-kibaskan. Apa itu FMN? Front Mahasiswa Nasional-kah?


Asap yang saya lihat di kejauhan tadi ternyata ban yang sengaja mereka bakar di tengah perempatan. Kendaraan dari keempat arah mata angin hanya bisa menekan klakson. Mereka bergeming. Satu orang yang memegang corong teriak-teriak, serunya "tolak UU BHP!"

Ada satu-dua polisi di pos polisi pojokan situ, gak bisa berbuat banyak. Yang banyak ya gerombol yang menonton belasan mahasiwa tiduran di tengah jalan. Sebagian penonton potret sana-sini dengan kamera digitalnya.

Baru 20 menit kemudian tibalah puluhan polisi pakai truk, berjalan dari arah Amplaz. Polisi terlambat merespons rupanya.

Bendera FMN tetap dikibaskan. Mereka masih tiduran. Pengendara gak sabaran. Maju hanya sesenti. Bising klakson. Saya prediksi kemacetan sampai ke Gejayan, dan jembatan Janti di arah timur.

Selanjutnya tak tahu apa yang terjadi. Haus, saya beli teh botol di depan perpustakaan Hatta. Asap hitam masih mengepul dari perempatan. Tolong, jangan ada macet di Jogja....

***

Sore hari sepulang dari sebuah kantor, saya mau lewat perempatan itu lagi. Kali ini dari arah selatan. Ternyata jalan di depan pintu masuk UIN ditutup polisi. 'Ada apa?,' tanya saya ke warga yang berkerumun. 'Ada lempar-lemparan batu, mahasiswa bentrok sama polisi', kata si ibu di pinggir jalan.

Maka, sayapun memutar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ramalan Cuaca

Click for Jakarta Observatory, Indonesia Forecast